Kinerja Kuartal III/2016 : Pemakaian Air PerRumah Tangga di Jakarta StabilDOWNLOAD  

21 November 2016

Konsumsi air minum pelanggan di Jakarta pada kuartal III 2016 relatif stabil. Hasil evaluasi BRPAM terhadap pola konsumsi pelanggan air minum Jakarta hingga  kuartal III memperlihatkan bahwa pola penggunaan air setiap bulan memiliki kecenderungan sama dengan pola konsumsi perbulan tahun 2015. Pada kuartal III,  konsumsi rata-rata pelanggan adalah 33,14 m3/pelanggan/bulan. Jumlah ini menurun sedikit dibanding rata-rata pemakaian tahun 2015, yang berjumlah 33,55m3/pelanggan/bulan. Pada awal kuartal 3, yaitu bulan Juli dan Agustus 2016 konsumsinya mencapai 32,09 m3/pelanggan dan 32,27 m3/pelanggan, dan berada dibawah rata-rata pemakaian tahun 2015.. Bila dibandingkan kondisi perbulan hingga kuartal 3, pemakain tertinggi terjadi pada bulan Juni 2016, yaitu sebesar 35,37m3/ pelanggan/ bulan.

Pola konsumsi pelanggan air minum di Jakarta, hingga September tahun 2016 ditampilkan pada gambar berikut.

 . Konsumsi Rata-Rata Jakarta Januari - September 2016


Konsumsi air rata-rata pelanggan wilayah Barat (dilayani oleh Palyja) mencapai 33,01 m3/pelanggan/bulan, dan angka ini dibawah pemakaian rata-rata pelanggan  Palyja pada tahun 2015,yang sebesar adalah 32,99 m3/plg/bln. Pada wilayah Timur (dilayani oleh Aetra) konsumsi air rata-rata mencapai 33,26 m3/pelanggan/bln,  dimana angka ini lebih rendah dari pemakaian rata-rata pelanggan Aetra pada tahun 2015 yang mencapai 34,10 m3/pelanggan/bln

BRPAM juga melalukan evaluasi terhadap pemakaian minimum pelanggan, dan menenukan adanya pelanggan dengan pemakaian 0 (nol) m3/bulan.

Jumlah pelanggan dengan pemakaian 0 m3 (pelanggan nol kubik) pada wilayah Barat meningkat.. Dibanding kondisi awal 2016, pada September 2016 jumlah pelanggan nol kubik naik sebesar 1,42%. Untuk wilayah Timur mengalami kenaikan sebesar 0,45%. Jumlah pelanggan nol kubik di wilayah Barat lebih banyak dibanding wilaya Timur.

Hasil diskusi BRPAM dengan operator air minum di kedua wilayah mencatat bahwa pelanggan nol kubik umumnya terjadi akibat alasan (i)pelanggan memiliki sumber lain selain PDAM (misalnya sumur) dan atau (ii) pelanggan yang memang tidak mendapatkan pelayanan yang baik dari operator karena tekanan yang tidak memadai. Terhadap pelanggan nol kubik ini, BRPAM telah menyurati operator dan mendiskusikannya agar diambil langkah-langkah yang progresif dan konstruktif untuk mengatasi masalah pelanggan dan mendorong mereka menjadi pelanggan yang bukan nol kubik.

Sebagaimana diketahui, dalamPerjanjianKerjasama PAM Jaya dengan Palyja dan Aetra, terdapat 5 parameter target teknis ditetapkan sebagai indikator kinerja. Parameter tersebut adalah Jumlah Sambungan, Produksi Air, Cakupan Pelayanan, Volume Air Terjual dan Tingkat Kehilangan Air. Kelima parameter mengacu pada Rebasing PAM Jaya dan PALYJA, dan Master Agreement PAM Jaya dan Aetra. Penilaian pencapaian target teknis setiap parameter, dilakukan pada 2 wilayah pelayanan, yaitu wilayah Barat untuk yang dilayani PALYJA dan wilayah Timur dilayani oleh Aetra. Laporan lengkap Kinerja Q3 dapat menghubungi sekretariat BRPAM, klik Kontak Kami (#SK/dhs).

 


Berita Terkait Layanan Air Minum

Pemprov DKI Harus Ambil Alih Pengelolaan Aetra dan Palyja

http://www.koran-jakarta.com Kamis 12/10/2017
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus segera mengambil alih pengelolaan air ... Baca Selengkapnya  

PD PAM Jaya Masih Pelajari Putusan MA Soal Swastanisasi Air

www.cnnindonesia.com Rabu, 11/10/2017 Mesha Mediani , CNN Indonesia
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan Daerah Perusahaan Air Minum (PD PAM) Jaya belum bisa mengambil ... Baca Selengkapnya  

Jual Saham Palyja, Astratel dan Suez Lepas Bisnis Air di Jakarta

katadata.co.id PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) telah berganti kepemilikan. Pada September lalu, PT Astratel Nusantara dan Suez Environtment menjual kepemilikan sahamnya di perusahaan operator air bersih di Jakarta tersebut.
PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) telah berganti kepemilikan. Pada September lalu, PT Astratel ... Baca Selengkapnya  

PT. Aetra Air Jakarta Press Release: Pembangunan Infrastruktur Underpass Matraman - Salemba, Menghar

www.aetra.co.id Posted by Aetra 5 October 2017
8 Oktober 2017, Pesatnya pembangunan Infrastruktur di Jakarta saat ini seringkali berdampak pada ... Baca Selengkapnya  

Kontrak Aetra dan Palyja Segera Berakhir

http://www.koran-jakarta.com Selasa, 26/9/2017
Pasokan air bersih bagi masyarakat Ibu Kota belum sepenuhnya terlayani dengan baik. Beberapa ... Baca Selengkapnya