Kinerja Kuartal IV/2016 : Tekanan dan Kualitas Air Minum JakartaDOWNLOAD  

10 Maret 2017

Badan Regulator Pelayanan Air Minum DKI Jakarta secara periodik malakukan monitoring dan evaluasi terhadap layanan air minum Jakarta. Salah satu yang dievaluasi adalah mengenai standar pelayanan air minum, dengan parameter Tekanan Air (TA) dan Kualitas Air Minum (KAM), yang diukur pada beberapa titik di  pelanggan sesuai hasil kesepakatan PAM Jaya, Mitra PAM Jaya (PALYJA atau Aetra) dan BRPAM. Titik pelanggan telah disepakati sebagai titik sampling secara periodik, namun pada kondisi tertentu masing-masing Mitra dapat melakukan titik uji tambahan menurut kebutuhannya. Laporan Kuartal IV 2016 berikut, merupakan catatan ringkas hasil evaluasi BRPAM terhadap tekanan pada titik sampling di Jakarta.

Hingga Kuartal IV terlihat bahwa kondisi TA sambungan pelanggan banyak yang belum mencapai standar. Berdasarkan Perjanjian Kerjasama (PKS), nilai TA dikatakan memenuhi standar bila berada pada nilai 0,75atm. Walaupun demikian, berdasarkan evaluasi, jumlah titik sampling yang memenuhi standar tekanan air di sambungan pelanggan dalam kurun waktu September hingga Desember 2016 mengalami kenaikan di wilayah Barat, yaitu meningkat dari 39% menjadi 43% titik sampling. Begitu juga dengan wilayah Timur, kenaikan jumlah titik sampling yang memenuhi standar terjadi dari 50% menjadi 51%. Titik sampling ini merepresentasikan kondisi TA sambungan pelanggan, sebagaimana dilihat pada gambar 1 dan gambar 2.

Gambar 1 Q4

Gambar 2 Q4

Untuk kualitas air, area pelayanan yang memenuhi standar kualitas air minum (drinkable) di wilayah Barat maupun Timur  tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini seiring dengan banyaknya keluhan pelanggan terkait kualitas air. Pada bulan Desember 2016, terdapat 9 DWA (Drinking Water Area) di wilayah Barat yang kualitas airnya tidak memenuhi standar. Hal ini menunjukkan terjadinya kenaikan jumlah DWA yang tidak memenuhi standar dibanding periode sebelumnya yaitu bulan September 2016 (Kuartal III) dengan 6 DWA di bawah standar KAM. Hal yang sama terjadi wilayah Timur, dimana terjadi kenaikan jumlah DWA yang tidak memenuhi KAM, yaitu dari 7 DWA pada September 2016 (Kuartal III), berkurang menjadi 3 DWA pada bulan Desember 2016. Kondisi titik sampling KAM dimasing-masing wilayah ditampilkan pada gambar 3 dan gambar 4.

 

Gambar 3 Q4

 

Gambar 4 Q4

Sebagaimana diketahui, dalam Perjanjian Kerjasama PAM Jaya dengan PALYJA dan Aetra, dua indikator evaluasi, yaitu indikator kualitas pelayanan dan indikator target teknis. Untuk indikator Kualitas Pelayanan, terdapat tiga parameter, yaitu Tekanan Air, Kualitas Air Minum dan Penanganan Keluhan Pelanggan. Sedangkan untuk indikator target teknis terdapat 5 parameter, yaitu Jumlah Sambungan, Produksi Air, Cakupan Pelayanan, Volume Air Terjual dan Tingkat Kehilangan Air. Setiap parameter mengacu pada dokumen Rebasing PAM Jaya dengan PALYJA, dan Master Agreement PAM Jaya dengan Aetra. Penilaian pencapaian target teknis setiap parameter, dilakukan pada 2 wilayah pelayanan, yaitu wilayah Barat untuk yang dilayani PALYJA dan wilayah Timur dilayani oleh Aetra. (Laporan lengkap Kinerja Kuartal IV dapat menghubungi sekretariat BRPAM, (click Hubungi Kami (Contact Us) (SK/dhs)


Berita Terkait Layanan Air Minum

Pemprov DKI Harus Ambil Alih Pengelolaan Aetra dan Palyja

http://www.koran-jakarta.com Kamis 12/10/2017
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus segera mengambil alih pengelolaan air ... Baca Selengkapnya  

PD PAM Jaya Masih Pelajari Putusan MA Soal Swastanisasi Air

www.cnnindonesia.com Rabu, 11/10/2017 Mesha Mediani , CNN Indonesia
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan Daerah Perusahaan Air Minum (PD PAM) Jaya belum bisa mengambil ... Baca Selengkapnya  

Jual Saham Palyja, Astratel dan Suez Lepas Bisnis Air di Jakarta

katadata.co.id PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) telah berganti kepemilikan. Pada September lalu, PT Astratel Nusantara dan Suez Environtment menjual kepemilikan sahamnya di perusahaan operator air bersih di Jakarta tersebut.
PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) telah berganti kepemilikan. Pada September lalu, PT Astratel ... Baca Selengkapnya  

PT. Aetra Air Jakarta Press Release: Pembangunan Infrastruktur Underpass Matraman - Salemba, Menghar

www.aetra.co.id Posted by Aetra 5 October 2017
8 Oktober 2017, Pesatnya pembangunan Infrastruktur di Jakarta saat ini seringkali berdampak pada ... Baca Selengkapnya  

Kontrak Aetra dan Palyja Segera Berakhir

http://www.koran-jakarta.com Selasa, 26/9/2017
Pasokan air bersih bagi masyarakat Ibu Kota belum sepenuhnya terlayani dengan baik. Beberapa ... Baca Selengkapnya