Kinerja Kuartal III/2016 : Tekanan dan Kualitas Air Minum JakartaDOWNLOAD  

19 Desember 2016

Evaluasi yang dilakukan Badan Regulator Pelayanan Air Minum DKI Jakarta secara periodik, salah satunya mengenai standar pelayanan air minum. Parameter yang diukur terhadap standar pelayanan ini adalah tekanan dan kualitas air minum di titik pelanggan. Beberapa titik pelanggan ini telah disepakati sebagai titik ukur.Berikut merupakan catatan ringkas hasil evaluasi BRPAM terhadap tekanan pada titik ukur di Jakarta.

Hingga Kuartal III, memperlihatkan bahwa kondisi tekanan sambungan pelanggan masih banyak yang belum mencapai standar.Nilai tekanan air dikatakan memenuhi standar bila berada pada nilai ≥0,75 atmosfir. Walaupun demikian, berdasarkan evaluasi,standar tekanan air sambungan pelanggan dalam kurun waktu Juni hingga September 2016 mengalami kenaikan di wilayah Barat. Kenaikan ini terjadi dari 35% menjadi 39% pada titik ukur. Berbeda dengan wilayah Timur, penurunan terjadi dari 55% menjadi 50% pada titik ukur. Titik ukur ini merepresentasikan kondisi tekanan air sambungan pelanggan. Terlihat pada Peta Tekanan Air di Titik Pelanggan (Gambar 1 dan Gambar 2), beberapa daerah yang belum mencapai tekanan di akhir kuartal II cenderung tidak mengalami peninglatan tekanan.

 Gambar 1 Peta Tekanan Air Sambungan Juni 2016

 

Peta Tekanan Air Sambungan September 2016

Untuk kualitas air, hasil evaluasi terhadap area pelayanan yang memenuhi standar kualitas air minum (drinkable) pada kedua wilayah pelayanan cenderung tidak mengalami
peningkatan yang signifikan. Hal ini seiring masih banyak ditemukan keluhan dari pelanggan terkait kualitas air. Pada bulan September 2016, terdapat 10 DWA di wilayah
barat yang kualitas airnya tidak memenuhi standar. Jumlah tersebut tidak jauh berbeda dari 6 bulan sebelumnya, yaitu bulan Maret 2016 yang memiliki 9 DWA yang masih di bawah standar kualitas air minum. Namun, sempat ada peningkatan pada bulan Juni 2016. Pada bulan Juni 2016, terdapat hanya 1 DWA yang kualitasnya tidak memenuhi standar kualitas air minum. Sedangkan untuk wilayah Timur, terjadi kenaikan jumlah DWA yang tidak memenuhi kualitas air minum. Di bulan Juni 2016 terdapat 6 DWA yang tidak memenuhi kualitas air minum, kemudian bertambah jumlahnya menjadi 7 DWA pada bulan September 2016. Gambar 3 dan Gambar 4 menunjukkan gambaran kondisi kualitas air pada sambungan pelanggan di bulan Juni dan September 2016.

 Peta Kualitas Air DWA Juni 2016

 

Peta Kualitas Air Drinking Water Area (DWA) September 2016

Sebagaimana diketahui, dalamPerjanjianKerjasama PAM Jaya dengan Palyja dan Aetra, terdapat 5 parameter target teknis ditetapkan sebagai indikator kinerja. Parameter tersebut adalah Jumlah Sambungan, Produksi Air, Cakupan Pelayanan, Volume Air Terjual dan Tingkat Kehilangan Air. Kelima parameter mengacu pada Rebasing PAM Jaya dan PALYJA, dan Master Agreement PAM Jaya dan Aetra. Penilaian pencapaian target teknis setiap parameter, dilakukan pada 2 wilayah pelayanan, yaitu wilayah Barat untuk yang dilayani PALYJA dan wilayah Timur dilayani oleh Aetra. (Laporan lengkap Kinerja Kuartal III dapat menghubungi sekretariat BRPAM, click Hubungi Kami (Contact Us)) (SK)


Berita Terkait Layanan Air Minum

Pemprov DKI Harus Ambil Alih Pengelolaan Aetra dan Palyja

http://www.koran-jakarta.com Kamis 12/10/2017
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus segera mengambil alih pengelolaan air ... Baca Selengkapnya  

PD PAM Jaya Masih Pelajari Putusan MA Soal Swastanisasi Air

www.cnnindonesia.com Rabu, 11/10/2017 Mesha Mediani , CNN Indonesia
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan Daerah Perusahaan Air Minum (PD PAM) Jaya belum bisa mengambil ... Baca Selengkapnya  

Jual Saham Palyja, Astratel dan Suez Lepas Bisnis Air di Jakarta

katadata.co.id PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) telah berganti kepemilikan. Pada September lalu, PT Astratel Nusantara dan Suez Environtment menjual kepemilikan sahamnya di perusahaan operator air bersih di Jakarta tersebut.
PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) telah berganti kepemilikan. Pada September lalu, PT Astratel ... Baca Selengkapnya  

PT. Aetra Air Jakarta Press Release: Pembangunan Infrastruktur Underpass Matraman - Salemba, Menghar

www.aetra.co.id Posted by Aetra 5 October 2017
8 Oktober 2017, Pesatnya pembangunan Infrastruktur di Jakarta saat ini seringkali berdampak pada ... Baca Selengkapnya  

Kontrak Aetra dan Palyja Segera Berakhir

http://www.koran-jakarta.com Selasa, 26/9/2017
Pasokan air bersih bagi masyarakat Ibu Kota belum sepenuhnya terlayani dengan baik. Beberapa ... Baca Selengkapnya