Kinerja Teknis Pelayanan Air di Jakarta - Kinerja Kuartal -3/ 2018DOWNLOAD  

07 Desember 2018

Tahun 2018 ini, BRPAM telah melakukan evaluasi kinerja teknis dari operator pelayanan air minum (PALYJA dan Aetra) DKI Jakarta pada Kuartal ketiga, yaitu periode Juli-September 2018. Pada Kuartal ke-3 2018, pencapaian pelayanan air minum khususnya indikator teknis di bagian Barat (PALYJA) dan Timur (Aetra) DKI Jakarta mengalami perbaikan pada parameter tertentu bila dibandingkan dengan kondisi pada kuartal ke-2. Perbaikan tersebut terjadi pada parameter jumlah sambungan dan produksi air. Namun sebaliknya, pada indikator lain tidak mengalami perbaikan berarti, yaitu parameter cakupan pelayanan, volume air terjual dan kehilangan air. 

Untuk kondisi Jakarta keseluruhan pada Kuartal-3 ini, yaitu  kompilasi BRPAM berdasarkan data dari masing-masing operator, disampaikan bahwa dibanding kinerja Kuartal-2 cakupan pelayanan menurun 0,04%, jumlah sambungan meningkat sebanyak 2.981 sambungan, volume air produksi meningkat sebesar 1.287.969 m3, volume air terjual menurun sebesar 421.758 m3 dan NRW meningkat sebesar 0,91%.

Dilaporkan juga oleh BRPAM, bahwa terhadap pencapaian PALYJA dan AETRA hingga Kuartal-3 ini, bila dibandingkan dengan target akhir tahun 2018 (yang disepakati Para Pihak, PAM Jaya dan Mitra Operator), target tercapai hanya terjadi dari parameter produksi air PALYJA.  Selebihnya, target belum tercapai.  Hingga akhir September 2018 untuk PALYJA, jumlah sambungan tercapai 89,2% dari target, produksi air sudah mencapai 102,7% dari target, volume air terjual 75,75%, dan nilai persentasi NRW masih 12,53% lebih tinggi dari target 2018.  Pencapaian Aetra hingga akhir September 2018, jumlah sambungan tercapai 99% dari target, produksi air 79,23%, volume air terjual 69,27%, dan nilai persentasi NRW masih 8,06% diatas target 2018.   

Sebagaimana diketahui, BRPAM menerbitkan Laporan Evaluasi Kinerja Pelayanan Air Minum Jakarta setiap tiga bulan (laporan kuartal). Laporan berisi informasi kinerja teknis, pelayanan dan keuangan dengan parameter evaluasi adalah parameter yang telah disepakati dalam PKS (Perjanjian Kerja Sama antara PAM Jaya, sebagai Pihak Pertama, dengan PALYJA dan atau Aetra, sebagai Pihak Kedua). Indikator Kinerja ang dievaluasi meliputi indicator kinerja teknis, indicator kinerja kualitas pelayanan dan indicator kinerja keuangan. Selain evaluasi indikator kinerja, BRPAM juga memberikan advis dan bantuan teknis kepada Para Pihak dalam rangka meningkatkan kinerja pelayanan air minum Jakarta. Untuk mendapatkan laporan lengkap dapat menghubungi kantor BRPAM atau mengirim email kepada sekretariat@brpamdki.org (SH/dhs).

 


Berita Terkait Layanan Air Minum

Antisipasi Kekeringan, Pemkot Jakut Koordinasi dengan PAM Jaya Tambah Suplai Air Bersih

Warta Kota Senin, 29 Juli 2019
Musim kemarau berkepanjangan membuat Pemerintah Kota Jakarta Utara berkoordinasi dengan PAM Jaya, ... Baca Selengkapnya  

Pemkot Jakarta Utara minta PAM Jaya tambah suplai air bersih

Senin, 29 Juli 2019
Jakarta (ANTARA) Pemerintah Kota Jakarta Utara akan berkoordinasi dengan PAM JAYA untuk menambah ... Baca Selengkapnya  

Mulai Besok, Pasokan Air Bersih di Sebagian Jakarta Terhenti

Poskotanews.com
JAKARTA – Pasokan air bersih di sebagian wilayah Jakarta, bakal mengalami gangguan selama 2 ... Baca Selengkapnya  

Gali Sembarangan, Pemprov DKI Bakal Cabut Izin

poskotanews.com Jakarta, 29 Juni 2019
JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta meminta rekanan PLN profesional dalam pekerjaan. Sebab, akibat ... Baca Selengkapnya  

Ini Janji Anies, PAM Jaya Harus Tuntaskan Pipanisasi Air Bersih

Poskotanews.com Kamis, 20 Juni 2019
JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memerintahkan PAM Jaya segera menuntaskan pipanisasi ... Baca Selengkapnya