Kinerja Triwulan IV 2020 - Kinerja Teknis Operator Air Minum DKI Jakarta

Kinerja Triwulan IV 2020 - Kinerja Teknis Operator Air Minum DKI Jakarta

Target Teknis dalam Perjanjian Kerjasama terdiri dari 5 parameter, yaitu Jumlah Sambungan, Produksi Air, Cakupan Pelayanan, Volume Air Terjual, dan Tingkat Kehilangan Air. Evaluasi kinerja mitra swasta PAM JAYA dari sisi Teknik selain ditinjau dari pencapaian target teknis juga ditinjau dari standar pelayanan dan konsumsi pelanggan.

Secara total cakupan pelayanan DKI Jakarta hingga bulan Desember 2020 baru mencapai 64,07?ri target 76,77% pada akhir tahun 2020. Terjadi peningkatan sebesar 0,98% bila dibandingkan dengan realisasi akhir tahun 2019.

Sementara itu untuk jumlah sambungan total, pencapaian hingga bulan Desember 2020 sebesar 888.036 sambungan dari target akhir tahun 931.476. Meski terjadi peningkatan sebesar 10.053 sambungan dari target tambahan sebanyak 8.690 hingga akhir 2020, pencapaian ini masih di bawah target.

Realisasi volume air terjual hingga bulan Desember 2020 adalah 342.401.394 m3 atau 90,89?ri target akhir tahun 376.720.927 m3.

Realisasi tingkat kehilangan air hingga bulan Desember 2020 adalah 45,07?ri target akhir tahun 2020 yaitu 31,94%. Hal ini menunjukkan bahwa dari target penurunan tingkat kehilangan air 1,34% pada tahun 2020, terjadi peningkatan sebesar 2,54% hingga bulan Desember 2020.

Cakupan pelayanan PT. PALYJA hingga bulan Desember 2020 baru mencapai 57,31?ri target 79,0% pada akhir tahun 2020. Terjadi peningkatan pencapaian sebesar 1,02% bila dibandingkan dengan realisasi akhir tahun 2019.

Sementara untuk jumlah sambungan total, pencapaian hingga bulan Desember 2020 sebesar 407.774 sambungan dari target akhir tahun 459.021. Dari target tambahan sebanyak 1.000 sambungan, terjadi penurunan sebesar 675 sambungan hingga akhir 2020.

Realisasi volume air terjual hingga bulan Desember 2020 adalah 156.189.571 m3. Atau 94?ri target akhir tahun 165.900.927 m3.

Realisasi tingkat kehilangan air hingga bulan Desember 2020 adalah 47,10?ri target akhir tahun 2020 yaitu 31,48%. Dari target penurunan tingkat kehilangan air 0,76% pada tahun 2020, PT. PALYJA mengalami peningkatan kehilangan air hingga sebesar 3,96%.

Cakupan pelayanan PT. AETRA hingga bulan Desember 2020 baru mencapai 71,76?ri target 74,54%. Terjadi peningkatan pencapaian sebesar 0,97% bila dibandingkan dengan realisasi akhir tahun 2019.

Pencapaian jumlah sambungan total hingga bulan Desember 2020 sebesar 480.262 sambungan dari target akhir tahun 472.455 sambungan. Terjadi peningkatan sebesar 10.728 sambungan dari target tambahan sebanyak 7.690 sambungan.

Realisasi volume air terjual hingga bulan Desember 2020 adalah 186.211.823 m3 atau 88,33?ri target akhir tahun.

Sementara realisasi tingkat kehilangan air hingga bulan Desember 2020 adalah 43,24?ri target akhir tahun 2020 yaitu 32,39%. Dari target penurunan tingkat kehilangan air 1,72% selama tahun 2020, PT. AETRA baru mengalami peningkatan sebesar 1,28%.

Standar pelayanan tekanan air PT. PALYJA baru mencapai 57,50?ri target sedangkan untuk standar kualitas air minum mencapai 98,35%. Dalam hal ini pencapaian pada tahun 2020 untuk standar tekanan air PT. PALYJA mengalami penurunan performa namun pencapaian target kualitasnya masih sama dengan pencapaian bulan Desember 2019, sedangkan PT. AETRA pencapaian target tekanan air adalah 47,30?n kualitas 99,2%. Dalam hal ini pencapaian PT. AETRA pada 2020 untuk tekanan air adalah mengalami penurunan performa dan pencapaian target kualitasnya meningkat dibandingkan dengan bulan Desember 2019.

Konsumsi air rata-rata PT. PALYJA hingga bulan Desember 2020 adalah 31,88 m3/pelanggan/bulan atau menurun dibanding rata-rata konsumsi pada tahun 2019 yaitu 35,52 m3/pelanggan/bulan. Untuk zero consumption pada bulan Desember 2020 adalah sebesar 24,58% atau meningkat 2,88% dibanding Januari 2020 yang menunjukkan penurunan performa. Sedangkan PT. AETRA konsumsi rata-ratanya sebesar 32,57 m3/pelanggan/bulan atau menurun dibanding rata-rata konsumsi air pada tahun 2019 yang mencapai 34,0 m3/pelanggan/bulan. Untuk zero consumption nya sebesar 11,76% atau meningkat 1,39% dibandingkan Januari 2020, hal ini juga menunjukkan penurunan performa.

Monitoring keluhan pelanggan antara lain menunjukkan total Jumlah keluhan Pelanggan PALYJA pada Tahun 2020 sebesar 223.221 keluhan. Dari klasifikasinya keluhan pelanggan PT. PALYJA pada tahun 2020 masih di dominasi oleh keluhan Air Mati/Tidak Keluar, Keluhan Billing, Air Kecil/Tekanan Rendah dan keluhan yang terkait dengan administrasi lainnya. Namun jumlah keluhan secara total tahun 2020 terjadi penurunan bila dibandingkan dengan tahun 2019, yang totalnya mencapai 286.487 keluhan.

Jumlah total keluhan pelanggan AETRA pada tahun 2020 adalah 36.770 keluhan, terjadi penurunan bila dibandingkan dengan Jumlah Keluhan pada Tahun 2019 yakni sebesar 44.699 keluhan. Keluhan di AETRA tahun 2020 masih di dominasi oleh keluhan Kebocoran Pipa, Air Mati /Tidak Keluar dan Keluhan Teknik lainnya.

Untuk mendapatkan laporan lengkap dapat menghubungi kantor BRPAM atau mengirim email kepada sekretariat@brpamdki.org