Kinerja Triwulan III 2020 - Kinerja Teknis Operator Air Minum DKI Jakarta

Kinerja Triwulan III 2020 - Kinerja Teknis Operator Air Minum DKI Jakarta

Untuk Aspek Teknik, monitoring dan evaluasi kinerja mitra swasta PAM JAYA ditinjau dari pencapaian target teknis, standar pelayanan, dan konsumsi pelanggan. Realisasi pencapaian pada Triwulan III tahun 2020 masih merupakan pencapaian di masa pandemi, namun mulai menunjukkan perbaikan performa target teknis khususnya pada pencapaian Jumlah Sambungan, Produksi Air, Volume Air Terjual dan Tingkat Kehilangan Air bila dibandingkan dengan pencapaian Triwulan II.

Tabel berikut adalah target dan realisasi PT. PALYJA:

Cakupan pelayanan PT. PALYJA hingga bulan September 2020 baru mencapai 57,46% di target 79,0% pada akhir tahun 2019. Terjadi peningkatan pencapaian sebesar 1,17% bila dibandingkan dengan realisasi akhir tahun 2019. Namun demikian jika dibandingkan dengan Triwulan II, pada Triwulan III terjadi penurunan sebesar 0,20%.

Sementara untuk jumlah sambungan total, pencapaian hingga bulan September 2020 adalah sebesar 407.903 sambungan dari target akhir tahun 459.021, atau terjadi penurunan sebanyak 546 sambungan dibandingkan dengan pencapaian pada akhir tahun 2019.

Realisasi volume air terjual hingga bulan September 2020 adalah 118.401.141 m3 atau 71,37% di target akhir tahun 165.900.927 m3.

Realisasi tingkat kehilangan air sampai dengan September tahun 2020 adalah 47,08% di target akhir tahun 2020 yaitu 31,48%. Dari target penurunan tingkat kehilangan air 0,76% pada tahun 2020, PALYJA masih mengalami kenaikan tingkat kehilangan air sebesar 9,03% sampai dengan Triwulan III 2020 ini.

Tabel berikut menunjukkan target dan realisasi PT AETRA:

Cakupan pelayanan PT. AETRA hingga bulan September 2020 baru mencapai 71,46% di target 74,54% pada akhir tahun 2020. Terjadi peningkatan pencapaian sebesar 0,67% bila dibandingkan dengan realisasi akhir tahun 2019. Demikian pula jika dibandingkan dengan Triwulan II, pada Triwulan III terjadi peningkatan sebesar 0,2%.

Pencapaian jumlah sambungan total hingga Triwulan III tahun 2020 sebesar 477.479 sambungan dari target akhir tahun 472.455 (sudah melebihi dari target yang ditetapkan) atau terjadi peningkatan sebesar 7.945 sambungan dari target tambahan sebanyak 7.690 hingga akhir tahun 2020.

Realisasi volume air terjual hingga Triwulan III tahun 2020 adalah 138.275.154 m3 atau 65,59% di target akhir tahun 210.820.000 m3.

Sementara realisasi tingkat kehilangan air selama 9 bulan tahun 2020 adalah 43,60% di target akhir tahun 2020 yaitu 32,39%. Dari target penurunan tingkat kehilangan air 1,72% tahun 2020, PT. AETRA justru mengalami kenaikan tingkat kehilangan air sebesar 1,64% selama sembilan bulan pada tahun 2020.

Secara keseluruhan, target dan realisasi DKI Jakarta terlihat dalam tabel berikut:

Secara total cakupan pelayanan DKI Jakarta hingga bulan September 2020 baru mencapai 64,01% di target 76,77% pada akhir tahun 2020. Terjadi peningkatan sebesar 0,92% bila dibandingkan dengan realisasi akhir tahun 2019.

Realisasi tingkat kehilangan air selama 9 bulan pada tahun 2020 adalah 45,26% di target akhir tahun 2020 yaitu 31,94%. Hal ini menunjukkan bahwa dari target penurunan tingkat kehilangan air 1,34% pada tahun 2020, justru terjadi kenaikan Tingkat Kehilangan air sebesar 2,73% sampai dengan bulan September 2020.

Sementara itu untuk jumlah sambungan total, pencapaian hingga Triwulan III tahun 2020 sebesar 885.382 sambungan dari target akhir tahun 931.476, atau terjadi peningkatan sebesar 7.399 sambungan dari target tambahan sebanyak 8.690 sambungan hingga akhir tahun 2020.

Realisasi volume air terjual hingga Triwulan III tahun 2020 adalah 256.676.295 m3 atau 68,13% di target akhir tahun 376.720.927 m3.

Realisasi target teknis pada Triwulan III di DKI Jakarta, mengalami perbaikan performa pada parameter Jumlah Sambungan, Produksi Air, Volume Air Terjual, dan Tingkat Kehilangan Air bila dibandingkan dengan realisasi pada Triwulan II. Sementara untuk parameter Cakupan Pelayanan mengalami penurunan.

Untuk standar pelayanan, tekanan dan kualitas air di pelanggan hingga akhir Triwulan III tahun 2020 belum memenuhi target 100% tekanan air ≥ 0,75 atm dan target 100% parameter kualitas air memenuhi Persyaratan Kualitas Air Minum Permenkes No. 492/MENKES/PER/IV/2010. Pada wilayah kerjasama Barat, realisasi tekanan air ≥0,75 atm adalah 53,75% di total sampling PT. PALYJA, meningkat dibandingkan Triwulan II/2020 sebesar 38,75%. Peningkatan ini menunjukkan terjadinya perbaikan tekanan air. Sementara itu, realisasi tekanan air ≥ 0,75 atm untuk wilayah kerjasama Timur adalah 49% di total jumlah sampling PT. AETRA, pada Triwulan II tahun 2020 adalah sebesar 50%. Pencapaian ini juga menunjukkan belum terjadinya perbaikan tekanan air pada pelanggan di wilayah kerjasama Timur. Untuk parameter kualitas air di wilayah kerjasama Barat yang memenuhi standar kualitas air minum adalah sebesar 92,0% di total sampling PT. PALYJA, pada pencapaian bulan September 2020 tersebut terjadi pengurangan jumlah titik sampling menjadi hanya 175 titik dari situasi normal sebelumnya yaitu 330 titik, yang disebabkan oleh masih adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa area. Sedangkan di wilayah kerjasama Timur adalah sebesar 97,0% di jumlah total sampling PT. AETRA, yang mana nilai tersebut belum menunjukkan adanya perbaikan kualitas air bila dibandingkan Triwulan II tahun 2020.

Konsumsi air rata-rata merupakan nilai rerata dari seluruh konsumsi pelanggan setiap bulannya yang terdiri dari pelanggan domestik dan non domestik. Konsumsi air rata-rata pelanggan di area pelayanan PT. PALYJA pada Triwulan III tahun 2020 adalah 31,08 m3/pelanggan/bulan, masih di bawah rata-rata konsumsi pada tahun 2019 yaitu 35,32 m3/pelanggan/bulan. Sedangkan di wilayah kerjasama Timur konsumsi rata-ratanya sebesar 32,33 m3/pelanggan/bulan, masih di bawah rata-rata konsumsi air di area tersebut pada tahun 2019 yaitu sebesar 34,0 m3/pelanggan/bulan. Hal ini menandakan belum adanya kenaikan konsumsi rata-rata pelanggan di wilayah kerjasama Barat dan Timur hingga Triwulan III tahun 2020.

Untuk Aspek Humas, terkait dengan Keluhan Pelanggan, jumlah Total keluhan pada Triwulan III Tahun 2020 di Wilayah Kerjasama Barat (PT. PALYJA) sebesar 161.507 keluhan terdiri dari keluhan air kecil, air mati, pipa bocor, meter air, kualitas air, penagihan (billing), sambungan ilegal, keluhan teknis dan administrasi lainnya. Dari Total Keluhan tersebut diatas telah terjadi penurunan jumlah keluhan bila dibandingkan dengan Total Keluhan pada Semester I Tahun 2019 yakni sebesar 199.134 keluhan Berdasarkan Total Jumlah Keluhan Pelanggan PALYJA Per Bulan Juni 2020 (bulan Januari 2020 s/d Juni 2020), jenis keluhan tertinggi masih didominasi oleh jenis Keluhan Air Mati /Tidak Keluar sebesar 58.968 keluhan dan jenis Keluhan Administrasi Lainnya sebesar 78.721 keluhan.

Sedangkan Keluhan Pelanggan di Wilayah Kerjasama Timur (PT. AETRA), Jumlah Total keluhan pada Triwulan III Tahun 2020 sebesar 26.389 keluhan terdiri dari keluhan air kecil, air mati, pipa bocor, meter air, kualitas air, penagihan (billing), sambungan ilegal, keluhan teknis dan administrasi lainnya. Dari Total Keluhan tersebut di atas telah terjadi penurunan jumlah keluhan bila dibandingkan dengan Total Keluhan pada Triwulan III Tahun 2019 yakni sebesar 32.065 keluhan Berdasarkan Total Jumlah Keluhan Pelanggan AETRA Per Bulan Juni 2020 (bulan Januari 2020 s/d Juni 2020), jenis keluhan tertinggi masih didominasi oleh jenis keluhan Air Mati /Tidak Keluar sebesar 8.072 keluhan dan jenis keluhan Teknik Lainnya sebesar 6.272 keluhan.

Untuk mendapatkan laporan lengkap dapat menghubungi kantor BRPAM atau mengirim email kepada sekretariat@brpamdki.org