Kinerja Triwulan III 2019 - Kinerja Teknis Operator Air Minum Jakarta

Kinerja Triwulan III 2019 - Kinerja Teknis Operator Air Minum Jakarta

Hingga Triwulan III 2019, Opex PT.PALYJA sebesar Rp. 727,6 milyar atau penyerapannya sebesar 71,26?ri proyeksi opex tahun 2019 dan mengalami kenaikan penyerapanya sebesar 6,8% jika dibandingkan dengan penyerapan Triwulan II 2019, untuk Opex PT.AETRA sampai dengan Triwulan III 2019 sebesar 488,27 milyar atau 69,48?ri proyeksi opex tahun 2019, jika dibandingkan dengan penyerapan Triwulan II maka di Triwulan III mengalami kenaikan sebesar 0,28%.Total Realisasi penyerapan Capex di PT.PALYJA sampai dengan Triwulan ke III tahun 2019 mencapai 35,20%, presentase ini lebih rendah dari PT.AETRA yang sampai dengan Triwulan III penyerapan realisasi capexnya sebesar 49,82%.

Target Teknis dalam Perjanjian Kerjasama terdiri dari 5 parameter, yaitu Jumah Sambungan, Produksi Air, Cakupan Pelayanan, Volume Air Terjual, dan Tingkat Kehilangan Air. Evaluasi kinerja mitra swasta PAM Jaya dari sisi Teknik selain ditinjau dari pencapaian target teknis juga ditinjau dari standar pelayanan dan konsumsi pelanggan.

Secara total cakupan pelayanan DKI Jakarta hingga bulan September 2019 baru mencapai 59,91?ri target 75,6% pada akhir tahun 2019. Terjadi peningkatan sebesar 0,14% bila dibandingkan dengan realisasi akhir tahun 2018. Namun demikian jika dibandingkan dengan Triwulan II, pada Triwulan III terjadi penurunan sebesar 0,44%.

Sementara itu untuk jumlah sambungan total, pencapaian hingga bulan September 2019 sebesar 873.569 sambungan dari target akhir tahun 922.786, atau terjadi peningkatan sebesar 10.719 sambungan dari target tambahan sebanyak 10.134 hingga akhir 2019.

Realisasi volume air terjual hingga bulan September 2019 adalah 267.366.725 m3 atau 72,83?ri target akhir tahun 367.091.514 m3.

Realisasi tingkat kehilangan air hingga bulan September 2019 adalah 42,17?ri target akhir tahun 2019 yaitu 33,28%. Hal ini menunjukkan bahwa dari target penurunan tingkat kehilangan air 1,3% pada tahun 2019, telah dicapai penurunan sebesar 1,26% hingga bulan September 2019.

Cakupan pelayanan PT. PALYJA hingga bulan September 2019 baru mencapai 56,27?ri target 77,5% pada akhir tahun 2019. Terjadi penurunan pencapaian sebesar 0,79% bila dibandingkan dengan realisasi akhir tahun 2018. Demikian pula jika dibandingkan dengan Triwulan II, pada Triwulan III terjadi penurunan sebesar 0,64%.

Sementara untuk jumlah sambungan total, pencapaian hingga bulan September 2019 sebesar 408.746 sambungan dari target akhir tahun 458.021, atau terjadi peningkatan sebesar 1.945 sambungan dari target tambahan sebanyak 2.444 hingga akhir 2019.

Realisasi volume air terjual hingga bulan September 2019 adalah 126.953.506 m3. Atau 77,23?ri target akhir tahun 164.381.514 m3.

Realisasi tingkat kehilangan air hingga bulan September 2019 adalah 44,22?ri target akhir tahun 2019 yaitu 32,24%. Dari target penurunan tingkat kehilangan air 0,75% pada tahun 2019, PALYJA mencapai penurunan sebesar 0,15% pada Triwulan III 2019.

Cakupan pelayanan PT. AETRA hingga bulan September 2019 baru mencapai 63,83?ri target 73,7% pada akhir tahun 2019. Terjadi peningkatan pencapaian sebesar 1,49% bila dibandingkan dengan realisasi akhir tahun 2018. Demikian pula jika dibandingkan dengan Triwulan II, pada Triwulan III terjadi peningkatan sebesar 0,25%.

Pencapaian jumlah sambungan total hingga bulan September 2019 sebesar 464.823 sambungan dari target akhir tahun 464.765, atau terjadi peningkatan sebesar 8.774 sambungan dari target tambahan sebanyak 7.690 hingga akhir 2019.

Realisasi volume air terjual hingga bulan September 2019 adalah 140.413.219 m3. Atau 69,27?ri target akhir tahun 202.710.000 m3.

Sementara realisasi tingkat kehilangan air hingga bulan September 2019 adalah 42,25?ri target akhir tahun 2019 yaitu 34,11%. Dari target penurunan tingkat kehilangan air 1,74% tahun 2019, PT. AETRA baru mengalami penurunan sebesar 0,29%.

Standar pelayanan tekanan air PT. PALYJA baru mencapai 51?ri target sedangkan untuk standar kualitas air minum mencapai 92%. Dalam hal ini pencapaian pada Triwulan III untuk standar tekanan air PT.PALYJA mengalami penurunan dan pencapaian target kualitasnya pun menurun 6,2% dibandingkan dengan Triwulan II, sedangkan PT. AETRA pencapaian target tekanan air adalah 54?n kualitas 99,4%, Dalam hal ini pencapaian PT. AETRA pada Triwulan III untuk tekanan air adalah menurun 4?n pencapaian target kualitasnya meningkat 1,4% dibandingkan dengan Triwulan sebelumnya.

Konsumsi air rata-rata PT. PALYJA hingga bulan September 2019 adalah 34,57 m3/pelanggan/bulan atau meningkat dibanding rata-rata konsumsi pada tahun 2018 yaitu 34,46 m3/pelanggan/bulan. Untuk zero consumption sebesar 22,3% atau meningkat 0,11% dibanding Januari 2019 yang menunjukkan penurunan performa. Sedangkan PT. AETRA konsumsi rata-ratanya sebesar 33,52 m3/pelanggan/bulan atau menurun dibanding rata-rata konsumsi air pada tahun 2018 yang sebesar 33,99 m3/pelanggan/bulan. Untuk zero consumption nya sebesar 10,2% atau menurun 0,3% dibandingkan Januari 2019 (mengalami perbaikan performa).

Keluhan Pelanggan, jumlah Total keluhan pada Triwulan Ketiga Tahun 2019 di Wilayah Kerjasama Barat (PT. PALYJA) sebesar 198.974 terdiri dari keluhan air kecil, air mati, pipa bocor, meter air, kualitas air, penagihan (billing), sambungan ilegal, keluhan teknis dan administrasi lainnya. Dari Total Keluhan tersebut diatas telah terjadi penurunan jumlah keluhan bila dibandingkan dengan Total Keluhan pada Triwulan Ketiga Tahun 2018 yakni sebesar 203.613.

Keluhan Pelanggan di Wilayah Kerjasama Timur (PT. AETRA), jumlah Total keluhan pada Triwulan Ketiga Tahun 2019 sebesar 32.065 terdiri dari keluhan air kecil, air mati, pipa bocor, meter air, kualitas air, penagihan (billing), sambungan ilegal, keluhan teknis dan administrasi lainnya. Dari Total Keluhan tersebut di atas telah terjadi kenaikan jumlah keluhan bila dibandingkan dengan Total Keluhan pada Triwulan Ketiga Tahun 2018 yakni sebesar 30.582.