Kinerja Triwulan I 2020 - Kinerja Teknis Operator Air Minum DKI Jakarta

Kinerja Triwulan I 2020 - Kinerja Teknis Operator Air Minum DKI Jakarta

Cakupan pelayanan PT. PALYJA sampai dengan bulan Maret 2020 adalah sebesar 56,16%, yang menunjukkan adanya penurunan cakupan pelayan sebesar 0,13%, sementara targetnya adalah penambahan sebesar 1,5%. Untuk jumlah sambungan selama Triwulan I tahun 2020 terjadi peningkatan sebesar 335 sambungan, dengan total pencapaian sebesar 408.784 sambungan dari target 459.021 sambungan. Sementara itu untuk realisasi volume air terjual pada Triwulan I 2020 mencapai 25,13% (41.688.072 m3 dari target 165.900.927 m3). Realisasi Triwulan I 2020 tersebut lebih rendah bila dibandingkan dengan pencapaian Triwulan I 2019 sebesar 25,26%. Realisasi tingkat kehilangan air selama Triwulan I 2020 adalah 45,86% yang menunjukkan terjadinya kenaikan sebesar 2,72% sedangkan target tahun 2020 adalah penurunan sebesar 0,76%. Terjadinya kenaikan tingkat kehilangan air bermakna terjadinya penurunan performa.

Cakupan pelayanan PT. AETRA sampai dengan bulan Maret 2020 adalah sebesar 71,14%, yang menunjukkan adanya kenaikan pencapaian sebesar 0,35%, sedangkan targetnya adalah penambahan sebesar 0,84%. Untuk jumlah sambungan selama Triwulan I 2020 terjadi penambahan sebesar 3.462 sambungan, dengan total pencapaian sebesar 472.996 sambungan dari target 472.455 sambungan. Sementara itu untuk realisasi volume air terjual pada Triwulan I 2020 adalah 21,8% (45.939.662 m3 dari target 210.820.000 m3). Realisasi Triwulan I 2020 tersebut meningkat dibandingkan dengan Triwulan I 2019. Realisasi tingkat kehilangan air selama Triwulan I 2020 adalah 43,69% yang menunjukkan terjadinya kenaikan sebesar 1,73% sedangkan target tahun 2020 adalah penurunan sebesar 1,72%. Terjadinya kenaikan tingkat kehilangan air bermakna terjadinya penurunan performa.

Cakupan pelayanan DKI Jakarta sampai dengan bulan Maret 2020 adalah sebesar 63,18%, yang menunjukkan adanya kenaikan pencapaian sebesar 0.09%. Target penambahannya pada tahun 2020 adalah sebesar 1,17%. Target sambungan tahun 2020 adalah 931.476 sambungan atau harus tercapai penambahan sebesar 8.690 sambungan. Sementara realisasi Triwulan I sebesar 881.780 sambungan, dengan penambahan sejumlah 3.797 sambungan. Sementara itu untuk realisasi volume air terjual pada Triwulan I 2020 adalah 23,26% (87.627.734 m3 dari target 376.720.927 m3). Realisasi Triwulan I 2020 tersebut lebih tinggi dari Triwulan I 2019. Realisasi tingkat kehilangan air selama Triwulan I 2020 adalah 44,74% yang menunjukkan terjadinya kenaikan sebesar 2,21% sedangkan target tahun 2020 adalah penurunan sebesar 1,34%.

Untuk standar pelayanan, tekanan dan kualitas air di pelanggan hingga akhir Triwulan I tahun 2020 belum memenuhi target 100% tekanan air ≥0,75 atm dan target 100% parameter kualitas air memenuhi Persyaratan Kualitas Air Minum Permenkes No. 492/MENKES/PER/IV/2010. Pada wilayah kerjasama Barat, realisasi tekanan air ≥0,75 atm adalah 50?ri total sampling PT. PALYJA, pada Desember 2019 adalah sebesar 59%. Penurunan ini menunjukkan tidak terjadinya perbaikan tekanan air. Sementara itu, realisasi tekanan air ≥0,75 atm untuk wilayah kerjasama Timur adalah 55?ri total jumlah sampling PT. AETRA, pada Desember 2019 adalah sebesar 54%. Pencapaian ini menunjukkan terdapat perbaikan tekanan air pada pelanggan di wilayah kerjasama Timur. Untuk parameter kualitas air di wilayah kerjasama Barat yang memenuhi standar kualitas air minum adalah sebesar 97?ri total sampling PT. PALYJA, artinya terjadi penurunan kualitas air di pelanggan bila dibandingkan Desember 2019. Sedangkan di wilayah kerjasama Timur adalah sebesar 97,0?ri jumlah total sampling PT. AETRA, yang mana nilai tersebut pun menunjukkan penurunan kualitas air bila dibandingkan Desember 2019.

Konsumsi air rata-rata merupakan nilai rerata dari seluruh konsumsi pelanggan setiap bulannya yang terdiri dari pelanggan domestik dan non domestik. Konsumsi air rata-rata pelanggan di area pelayanan PT. PALYJA pada Triwulan I 2020 adalah 34,00 m3/pelanggan/bulan, masih di bawah rata-rata konsumsi pada tahun 2019 yaitu 35,32 m3/pelanggan/bln. Sedangkan di wilayah kerjasama Timur konsumsi rata-ratanya sebesar 32,35 m3/pelanggan/bulan, masih di bawah rata-rata konsumsi air di area tersebut pada tahun 2019 yang sebesar 34,0 m3/pelanggan/bulan. Hal ini menandakan belum adanya kenaikan konsumsi rata-rata pelanggan di wilayah kerjasama Barat dan Timur pada Triwulan I 2020. Untuk monitoring dan evaluasi pelanggan dengan pemakaian nol kubik, jumlah total pelanggan dengan konsumsi nol kubik pada Maret 2020 untuk wilayah kerjasama Barat adalah Maret 2020 adalah 90.862 (22,2?ri total pelanggan PT.PALYJA), sedangkan untuk wilayah kerjasama Timur adalah 49.006 (10,36?ri total pelanggan PT. AETRA). Hal ini bermakna masih adanya pelanggan sejumlah 15,9?ri total pelanggan di wilayah DKI Jakarta yang tidak mengkonsumsi air mitra swasta tersebut meskipun sudah memiliki sambungan air minum.

Untuk aspek humas, terkait dengan Keluhan Pelanggan, jumlah Total keluhan pada Triwulan Pertama Tahun 2020 di Wilayah Kerjasama Barat (PT.PALYJA) sebesar 63.023 terdiri dari keluhan air kecil, air mati, pipa bocor, meter air, kualitas air, penagihan (billing), sambungan ilegal, keluhan teknis dan administrasi lainnya. Dari Total Keluhan tersebut diatas telah terjadi penurunan jumlah keluhan bila dibandingkan dengan Total Keluhan pada Triwulan Pertama Tahun 2019 yakni sebesar 64.659. Berdasarkan Total Jumlah Keluhan Pelanggan PALYJA Per Bulan Maret 2020 (bulan Januari 2020 s/d Maret 2020), jenis keluhan tertinggi masih didominasi oleh jenis Keluhan Air Mati /Tidak Keluar sebesar 24.325 keluhan dan jenis Keluhan Administrasi Lainnya sebesar 28.823 keluhan.

Sedangkan Keluhan Pelanggan di Wilayah Kerjasama Timur (PT. AETRA), jumlah Total keluhan pada Triwulan Pertama Tahun 2020 sebesar 11.713 terdiri dari keluhan air kecil, air mati, pipa bocor, meter air, kualitas air, penagihan (billing), sambungan ilegal, keluhan teknis dan administrasi lainnya. Dari Total Keluhan tersebut di atas telah terjadi kenaikan jumlah keluhan bila dibandingkan dengan Total Keluhan pada Triwulan Pertama Tahun 2019 yakni sebesar 10.962. Berdasarkan Total Jumlah Keluhan Pelanggan AETRA Per Bulan Maret 2020 (bulan Januari 2020 s/d Maret 2020), jenis keluhan tertinggi masih didominasi oleh jenis Keluhan Air Mati /Tidak Keluar sebesar 4.245 keluhan dan jenis Keluhan Teknik Lainnya sebesar 2.532 keluhan.