Kinerja Semester I 2021 - Kinerja Teknis Operator Air Minum DKI Jakarta

Kinerja Semester  I 2021 - Kinerja Teknis Operator Air Minum DKI Jakarta

Cakupan pelayanan PT. PALYJA hingga bulan Juni 2021 baru mencapai 59,14%, dari target 80,5% pada akhir tahun 2021. Terjadi peningkatan pencapaian sebesar 1,8% bila dibandingkan dengan realisasi akhir tahun 2020. Demikian pula jika dibandingkan dengan Triwulan I, pada Triwulan II terjadi peningkatan sebesar 1,0%.

Sementara untuk jumlah sambungan total, pencapaian hingga Semester I tahun 2021 adalah sebesar 415.050 sambungan dari target akhir tahun 460.021, atau terjadi penambahan sebesar 7.276 sambungan sejak akhir tahun 2020.

Realisasi volume air terjual pada Semester I tahun 2021 adalah 76.649.326 m3, atau 45,9?ri target akhir tahun 167.135.451 m3.

Realisasi tingkat kehilangan air selama Semester I tahun 2021 adalah 49,20?ri target akhir tahun 2021 yaitu 30,73%. Perlu dicermati bahwa dari target penurunan tingkat kehilangan air 0,75% pada tahun 2021, PALYJA justru mengalami kenaikan Tingkat kehilangan Air sebesar 0,55% di Semester I 2021.

Tabel berikut adalah target dan realisasi PT. PALYJA:

Cakupan pelayanan PT. AETRA hingga bulan Juni 2021 baru mencapai 71,61%, dari target 74,98% pada akhir tahun 2021. Terjadi penurunan sebesar 0,156% bila dibandingkan dengan realisasi tahun 2020. Demikian pula jika dibandingkan dengan Triwulan I, pada Triwulan II terjadi penurunan sebesar 0,16%.

Pencapaian jumlah sambungan total hingga Semester I tahun 2021 adalah sebesar 484.939 sambungan dari target akhir tahun 486.941, atau terjadi peningkatan sebesar 4.677 sambungan dari target tambahan sebanyak 8.000 sambungan hingga akhir tahun 2021.

Realisasi volume air terjual pada Semester I tahun 2021 adalah 89.735.420 m3 atau 41,73?ri target akhir tahun 215.030.000 m3.

Sementara realisasi tingkat kehilangan air selama Semester I tahun 2021 adalah 45,38?ri target akhir tahun 2020 yaitu 30,69%. Dari target penurunan tingkat kehilangan air 1,7% tahun 2021, PT. AETRA justru mengalami kenaikan tingkat kehilangan air sebesar 2,15% di Semester I tahun 2021.

Tabel berikut menunjukkan target dan realisasi PT AETRA: 


Secara total cakupan pelayanan DKI Jakarta hingga bulan Juni 2021 baru mencapai 65,06?ri target 77,74% pada akhir tahun 2021. Terjadi peningkatan sebesar 0,99% bila dibandingkan dengan realisasi akhir tahun 2020.

Realisasi tingkat kehilangan air selama Semester I tahun 2021 adalah 47,21?ri target akhir tahun 2021 yaitu 30,71%. Hal ini menunjukkan bahwa dari target penurunan tingkat kehilangan air 1,23% pada tahun 2021, justru mengalami kenaikan Tingkat Kehilangan air sebesar 2,14% di Semester I tahun 2021.

Sementara itu untuk jumlah sambungan total, pencapaian hingga Semester I tahun 2021 sebesar 899.989 sambungan dari target akhir tahun 946.962 , atau terjadi peningkatan sebesar 11.953 sambungan dari target tambahan sebanyak 15.486 sambungan hingga akhir tahun 2021.

Realisasi volume air terjual pada Semester I tahun 2021 adalah 166.384.746 m3 atau 43,54?ri target akhir tahun 382.165.451 m3.

Realisasi target teknis pada Triwulan II di DKI Jakarta, mengalami perbaikan performa pada seluruh parameter .

Untuk standar pelayanan, tekanan dan kualitas air di pelanggan hingga akhir Semester I tahun 2021 belum memenuhi target 100% tekanan air ≥ 0,75 atm dan target 100% parameter kualitas air memenuhi Persyaratan Kualitas Air Minum Permenkes No. 492/MENKES/PER/IV/2010. Pada wilayah kerjasama Barat, realisasi tekanan air ≥0,75 atm adalah 51,25?ri total sampling PT. PALYJA, pada Triwulan I/2021 adalah sebesar 56,25%. Penurunan ini menunjukkan belum terjadinya perbaikan tekanan air. Sementara itu, realisasi tekanan air ≥ 0,75 atm untuk wilayah kerjasama Timur adalah 59,46?ri total jumlah sampling PT. AETRA, pada Triwulan I tahun 2021 adalah sebesar 77,03%. Pencapaian ini juga menunjukkan belum terjadinya perbaikan tekanan air pada pelanggan di wilayah kerjasama Timur. Hal ini disebabkan karena pada bulan Juni 2021 terdapat pipa bocor di beberapa area karena proyek SDA (Kemayoran, Sumur Batu), adanya peningkatan demand pelanggan area pelayanan Covid (RSCM, RSPAD, RS Santa Carolus, Hotel Borobudur, dll), serta adanya aktivitas peningkatan pelayanan akibat keluhan pelanggan Key Account (KBN, Rusun Marunda) sehingga memberikan dampak menurunnya tekanan air di pelanggan rugeler yang merupakan titik pemantauan kontraktual. Untuk parameter kualitas air di wilayah kerjasama Barat yang memenuhi standar kualitas air minum adalah sebesar 98,8?ri total sampling PT. PALYJA, pada pencapaian bulan Juni 2021 tersebut terjadi penambahan jumlah titik sampling menjadi 331 titik dari Triwulan pertama yaitu 173 titik. Sedangkan di wilayah kerjasama Timur pada bulan Juni 2021 adalah sebesar 99,2?ri jumlah total sampling PT. AETRA, yang mana nilai tersebut belum menunjukkan adanya perbaikan kualitas air bila dibandingkan Triwulan I tahun 2021.

Konsumsi air rata-rata merupakan nilai rerata dari seluruh konsumsi pelanggan setiap bulannya yang terdiri dari pelanggan domestik dan non domestik. Konsumsi air rata-rata pelanggan di area pelayanan PT. PALYJA pada Semester I tahun 2021 adalah 31,03 m3/pelanggan/bulan, masih di bawah rata-rata konsumsi pada tahun 2020 yaitu 31,88 m3/pelanggan/bln. Sedangkan di wilayah kerjasama Timur konsumsi rata-ratanya sebesar 30,41 m3/pelanggan/bulan, masih di bawah rata-rata konsumsi air di area tersebut pada tahun 2020 yang sebesar 32,57 m3/pelanggan/bulan. Hal ini menandakan belum adanya kenaikan konsumsi rata-rata pelanggan di wilayah kerjasama Barat dan Timur pada Semester I tahun 2021.

Secara keseluruhan, target dan realisasi DKI Jakarta terlihat dalam tabel berikut:


Untuk Aspek Humas, Jumlah keluhan Pelanggan PALYJA Kategori Teknis 2K (Kuantitas & Kontinuitas) Vs Tekanan Air Pada Jaringan Pelanggan pada Bulan Juni Tahun 2021 sebesar 30.228 keluhan, yang terdiri dari keluhan air kecil, air mati, pipa bocor.

Dari Jumlah Keluhan Pelanggan PALYJA Kategori Teknis 2K (Kuantitas & Kontinuitas) Vs Tekanan Air Pada Jaringan Pelanggan pada Bulan Juni Tahun 2021 tersebut terjadi penurunan jumlah keluhan bila dibandingkan dengan Jumlah Keluhan Kategori yang sama Bulan Juni Tahun 2020 yakni sebesar 43.980 keluhan. Sehingga dapat dikatakan terjadi penurunan sebesar 31%

Jumlah keluhan Pelanggan AETRA Kategori Teknis 2K (Kuantitas, Kontinuitas, & Kualitas) Vs Kualitas Air Pada Jaringan Pelanggan pada Bulan Juni Tahun 2021 sebesar 11.486 keluhan, yang terdiri dari keluhan air kecil, air mati, pipa bocor dan kualitas air .

Dari Jumlah Keluhan Pelanggan AETRA Kategori Teknis 3K Kuantitas, Kontinuitas, Kualitas) Vs Kualitas Air Pada Jaringan Pelanggan pada Bulan Juni Tahun 2021 tersebut tersebut terjadi penurunan jumlah keluhan bila dibandingkan dengan Jumlah Keluhan Bulan Juni Tahun 2020 yakni sebesar 11.724 keluhan. Sehigga dapat dikatakan terjadi penurunan keluhan sebesar 2%.