Kinerja Semester I 2020 - Kinerja Teknis Operator Air Minum DKI Jakarta

Kinerja Semester I 2020 - Kinerja Teknis Operator Air Minum DKI Jakarta

Untuk Aspek Teknik, monitoring dan evaluasi kinerja mitra swasta PAM JAYA ditinjau dari pencapaian target teknis, standar pelayanan, dan konsumsi pelanggan. Realisasi pencapaian pada Triwulan II tahun 2020 merupakan pencapaian di masa pandemi, yang memberikan dampak penurunan signifikan terhadap performa target teknis khususnya Produksi Air, Volume Air Terjual dan Tingkat Kehilangan Air bila dibandingkan dengan pencapaian Triwulan I. Penurunan pencapaian total Volume Air Terjual pada Triwulan II yang signifikan berasal dari jenis sambungan Unit Meter Besar. Demikian pula halnya dengan pencapaian standar pelayanan Tekanan Air mengalami penurunan performa dibandingkan sebelumnya.

Tabel berikut adalah target dan realisasi PT. PALYJA:


Cakupan pelayanan PT. PALYJA hingga bulan Juni 2020 baru mencapai 57,66% di target 79,0% pada akhir tahun 2019. Terjadi peningkatan pencapaian sebesar 2,43% bila dibandingkan dengan realisasi akhir tahun 2019. Demikian pula jika dibandingkan dengan Triwulan I, pada Triwulan II terjadi peningkatan sebesar 2,80%. Realisasi pencapaian Cakupan Pelayanan pada Triwulan II tersebut diantaranya dipengaruhi oleh adanya pembaharuan data jumlah hunian pelanggan Key Account berdasarkan hasil survei pada bulan Mei 2020

Sementara untuk jumlah sambungan total, pencapaian hingga Semester I tahun 2020 adalah sebesar 408.402 sambungan dari target akhir tahun 459.021, atau terjadi penurunan sebesar 47 sambungan dari target tambahan sebanyak 1.000 hingga akhir tahun 2020.

Realisasi volume air terjual pada Semester I tahun 2020 adalah 79.402.675 m3, atau 47,86% di target akhir tahun 165.900.927 m3.

Realisasi tingkat kehilangan air selama Semester I tahun 2020 adalah 46,79% di target akhir tahun 2020 yaitu 31,48%. Perlu dicermati bahwa dari target penurunan tingkat kehilangan air 0,76% pada tahun 2020, PALYJA justru mengalami kenaikan Tingkat kehilangan Air sebesar 8,73% di Semester I 2020.

Tabel berikut menunjukkan target dan realisasi PT AETRA:



Cakupan pelayanan PT. AETRA hingga bulan Juni 2020 baru mencapai 71,26% di target 74,54% pada akhir tahun 2020. Terjadi peningkatan pencapaian sebesar 0,47% bila dibandingkan dengan realisasi akhir tahun 2019. Demikian pula jika dibandingkan dengan Triwulan I, pada Triwulan II terjadi peningkatan sebesar 0,11%.

Pencapaian jumlah sambungan total hingga Semester I tahun 2020 sebesar 473.910 sambungan dari target akhir tahun 472.455, atau terjadi peningkatan sebesar 4.376 sambungan dari target tambahan sebanyak 7.690 hingga akhir tahun 2020.

Realisasi volume air terjual pada Semester I tahun 2020 adalah 90.692.783 m3 atau 43,02% di target akhir tahun 210.820.000 m3.

Sementara realisasi tingkat kehilangan air selama Semester I tahun 2020 adalah 44,32% di target akhir tahun 2020 yaitu 32,39%. Dari target penurunan tingkat kehilangan air 1,72% tahun 2020, PT. AETRA justru mengalami kenaikan tingkat kehilangan air sebesar 2,36% di Semester I tahun 2020.

Secara keseluruhan, target dan realisasi DKI Jakarta terlihat dalam tabel berikut:

Secara total cakupan pelayanan DKI Jakarta hingga bulan Juni 2020 baru mencapai 64,03% di target 76,77% pada akhir tahun 2020. Terjadi peningkatan sebesar 0,94% bila dibandingkan dengan realisasi akhir tahun 2019.

Realisasi tingkat kehilangan air selama Semester I tahun 2020 adalah 45,50% di target akhir tahun 2020 yaitu 31,94%. Hal ini menunjukkan bahwa dari target penurunan tingkat kehilangan air 1,34% pada tahun 2020, justru mengalami kenaikan Tingkat Kehilangan air sebesar 2,97% di Semester I tahun 2020.

Sementara itu untuk jumlah sambungan total, pencapaian hingga Semester I tahun 2020 sebesar 882.312 sambungan dari target akhir tahun 931.476, atau terjadi peningkatan sebesar 4.329 sambungan dari target tambahan sebanyak 8.690 sambungan hingga akhir tahun 2020.

Realisasi volume air terjual pada Semester I tahun 2020 adalah 170.095.458 m3 atau 45,15% di target akhir tahun 376.720.927 m3.

Realisasi target teknis pada Triwulan II di DKI Jakarta, yang merupakan pencapaian di masa pandemi, mengalami perbaikan performa hanya pada parameter Cakupan Pelayanan dan Jumlah Sambungan bila dibandingkan dengan realisasi pada Triwulan I (masa normal sebelum pandemi). Sementara untuk parameter Produksi Air, Volume Air Terjual, dan Tingkat Kehilangan Air mengalami penurunan performa yang ditandai dengan adanya penurunan nilai pencapaian Produksi Air dan Volume Air Terjual, serta kenaikan persentase Tingkat Kehilangan Air.

Untuk standar pelayanan, tekanan dan kualitas air di pelanggan hingga akhir Semester I tahun 2020 belum memenuhi target 100% tekanan air ≥ 0,75 atm dan target 100% parameter kualitas air memenuhi Persyaratan Kualitas Air Minum Permenkes No. 492/MENKES/PER/IV/2010. Pada wilayah kerjasama Barat, realisasi tekanan air ≥0,75 atm adalah 38,75% di total sampling PT. PALYJA, pada Triwulan I/2020 adalah sebesar 46,25%. Penurunan ini menunjukkan belum terjadinya perbaikan tekanan air. Sementara itu, realisasi tekanan air ≥ 0,75 atm untuk wilayah kerjasama Timur adalah 50% di total jumlah sampling PT. AETRA, pada Triwulan I tahun 2020 adalah sebesar 55%. Pencapaian ini juga menunjukkan belum terjadinya perbaikan tekanan air pada pelanggan di wilayah kerjasama Timur. Untuk parameter kualitas air di wilayah kerjasama Barat yang memenuhi standar kualitas air minum adalah sebesar 98,5% di total sampling PT. PALYJA, namun pada pencapaian bulan Juni 2020 tersebut terjadi pengurangan jumlah titik sampling menjadi hanya 197 titik dari situasi normal sebelumnya yaitu 330 titik, yang disebabkan oleh masih adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa area. Sedangkan di wilayah kerjasama Timur adalah sebesar 97,0% di jumlah total sampling PT. AETRA, yang mana nilai tersebut belum menunjukkan adanya perbaikan kualitas air bila dibandingkan Triwulan I tahun 2020.

Konsumsi air rata-rata merupakan nilai rerata dari seluruh konsumsi pelanggan setiap bulannya yang terdiri dari pelanggan domestik dan non domestik. Konsumsi air rata-rata pelanggan di area pelayanan PT. PALYJA pada Semester I tahun 2020 adalah 32,39 m3/pelanggan/bulan, masih di bawah rata-rata konsumsi pada tahun 2019 yaitu 35,32 m3/pelanggan/bln. Sedangkan di wilayah kerjasama Timur konsumsi rata-ratanya sebesar 31,89 m3/pelanggan/bulan, masih di bawah rata-rata konsumsi air di area tersebut pada tahun 2019 yang sebesar 34,0 m3/pelanggan/bulan. Hal ini menandakan belum adanya kenaikan konsumsi rata-rata pelanggan di wilayah kerjasama Barat dan Timur pada Semester I tahun 2020.

Untuk Aspek Humas, terkait dengan Keluhan Pelanggan, jumlah Total keluhan pada Triwulan II / Semester I Tahun 2020 di Wilayah Kerjasama Barat (PT. PALYJA) sebesar 104.359 keluhan terdiri dari keluhan air kecil, air mati, pipa bocor, meter air, kualitas air, penagihan (billing), sambungan ilegal, keluhan teknis dan administrasi lainnya. Dari Total Keluhan tersebut diatas telah terjadi penurunan jumlah keluhan bila dibandingkan dengan Total Keluhan pada Semester I Tahun 2019 yakni sebesar 121.863 keluhan Berdasarkan Total Jumlah Keluhan Pelanggan PALYJA Per Bulan Juni 2020 (bulan Januari 2020 s/d Juni 2020), jenis keluhan tertinggi masih didominasi oleh jenis Keluhan Air Mati /Tidak Keluar sebesar 39.859 keluhan dan jenis Keluhan Administrasi Lainnya sebesar 49.550 keluhan.

Sedangkan Keluhan Pelanggan di Wilayah Kerjasama Timur (PT. AETRA), Jumlah Total keluhan pada Semester I Tahun 2020 sebesar 11.713 keluhan terdiri dari keluhan air kecil, air mati, pipa bocor, meter air, kualitas air, penagihan (billing), sambungan ilegal, keluhan teknis dan administrasi lainnya. Dari Total Keluhan tersebut di atas telah terjadi kenaikan jumlah keluhan bila dibandingkan dengan Total Keluhan pada Semester I Tahun 2019 yakni sebesar 20.512 keluhan Berdasarkan Total Jumlah Keluhan Pelanggan AETRA Per Bulan Juni 2020 (bulan Januari 2020 s/d Juni 2020), jenis keluhan tertinggi masih didominasi oleh jenis keluhan Air Mati /Tidak Keluar sebesar 6.122 keluhan dan jenis keluhan Teknik Lainnya sebesar 3.604 keluhan.

Untuk mendapatkan laporan lengkap dapat menghubungi kantor BRPAM atau mengirim email kepada sekretariat@brpamdki.org