Djarot: Pelayanan Air Minum kepada MBR tidak boleh diabaikan

25 September 2017

Pelayanan air minum di Jakarta tidak boleh hanya mementingkan unsur bisnis, tetapi harus memberikan layanan yang baik kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sesuai mandat UU Pasal 33, air menjadi milik negara, sehingga pengelolaanya harus mementingkan kebutuhan masyarakat. Demikian disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, di Balai Kota Jakarta, Senin (25/9) saat memberikan sambutan atas Penandatanganan Kesepakatan (MOU) antara PAM Jaya dengan  Mitra Operator (PALYJA dan Aetra).  “Pelayanan air bersih untuk MBR jangan sampai terabaikan” tegas Djarot.

Lebih lanjut Gubernur berharap agar cakupan pelayanan air minum Jakarta ditingkatkan, sehingga pemakaian air tanah dapat dikurangi. Edukasi terhadap pemakaian air minum yang sehat dan berkualitas  juga harus digalakkan. Menurut Gubernur, tantangan ketersediaan air baku Jakarta harus dibarengi dengan upaya penghematan air oleh masyarakat dan upaya pengawasan penggunaan air tanah. “Pembiayaan atas pemakaian air perlu diterapkan secara tepat untuk menekan penggunaan air yang berlebihan, dengan cara penetapan tarif progresif” kata Djarot.  

Terkait MOU, Djarot juga berharap agar MOU memberikan solusi terbaik atas kerjasama pelayanan air Jakarta yang akan berakhir tahun 2023. “Kerjasama ini PAM Jaya dengan Mitra Operator tinggal  5 tahun lagi” kata Djarot seraya menegaskan agar bentuk kerjasama memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. MOU antara PAM Jaya dengan PALYJA dan Aetra, ditandatangani oleh Erlan Hidayat, Direktur Utama PAM Jaya, dengan Alan Thompson, President Director of PALYJA dan Muhamad Selim, Direktur Utama Aetra. (DHS).


Berita Terkait Layanan Air Minum

Aturan Pelarangan Penggunaan Air Tanah Sedang Digodok Pemprov DKI

http://nusantara.rmol.co JUM'AT, 16 MARET 2018
RMOL. Pemprov DKI dalam akan mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pelarangan Penggunaan ... Baca Selengkapnya  

Pemprov Diminta Kaji Kesiapan PAM Jaya Sebagai Penyalur Air

rmol.co JUM'AT, 16 MARET 2018
RMOL. Pemprov DKI Jakarta harus mempertimbangkan kesiapan PT Perusahan Air Minum (PAM) Jaya untuk ... Baca Selengkapnya  

Pengambilan Air Tanah Secara Ilegal, Ini Komentar PAM Jaya

http://www.republika.co.id Kamis 15 Maret 2018 Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Andri Saubani
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membuat regulasi yang mengatur ... Baca Selengkapnya  

Swasta Sarankan Anies Bertahap Larang Penggunaan Air Tanah

CNN Indonesia | Kamis, 15/03/2018
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Aetra Air Jakarta menyarankan Pemprov DKI untuk tidak serta-merta ... Baca Selengkapnya  

Pemenuhan Kebutuhan Air Jakarta dari PAM Jaya Masih 60 Persen

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Rabu, 14/03/2018
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemenuhan kebutuhan air bersih oleh Perusahaan Daerah Perusahaan Air ... Baca Selengkapnya