Lakukan Upaya Konservasi Air, PALYJA Appresiasi 6 Lembaga

15 Juni 2017

Sebagai upaya membangun kepedulian pemangku kepentingan (stakeholders) atas kelangkaan air Jakarta dan sekaligus membangun kesadaran, khususnya bagi pelanggan air minum, pentingnya kelestarian lingkungan, PALYJA bersama PAM  Jaya memberi apresiasi kepada lembaga-lembaga yang telah melakukan upaya tertentu untuk kelestarian lingkungan. Bentuk upaya lembaga tersebut salah satunya adalah mengurangi penggunaan air tanah dan mengoptimalkan air perpipaan untuk kebutuhan kegiatan di lingkungan kantornya.  Apresiasi diberikan bersamaan dengan kegiatan sosialisasi PALYJA dan PAM Jaya terkati konservasi dan air bawah tanah, yang berlangsung pada hari Senin (12/06) di Balai Kota, DKI Jakarta. Oswar Mungkasa, Deputi Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta, menyampaikan bahwa pembentukan kesadaran harus dimulai dari diri sendiri dan hal-hal yang mudah sehingga  semua pihak terbiasa dan menjadi budaya.”Seandainya setiap orang menghemat pemakaian air 2 liter perhari dari pemakaian biasanya, kita bisa hitung berapa air yang kita hemat setiap hari di DKI” papar pak Oswar seraya memuji kegiatan sosialisasi yang digagas oleh PALYJA dan PAM Jaya tersebut. Sejalan dengan Oswar, Erlan Hidayat, Direktur Utama PAM Jaya, menyampaikan eksploitasi air tanah yang berlebihan juga menjadi penyebab buruknya daya dukung lingkungan. “Hasil kajian memperlihatkan, setiap tahun terjadi penurunan muka tanah di Jakarta hingga 7cm,khususnya di Utara Jakarta” urai Erlan. Ditambahkan oleh Erlan bahwa PAM Jaya dan PALYJA berkomitmen menyediakan kebutuhan air perpipaan bagi pelanggan air minum Jakarta.

Pentingnya kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam konservasi dan pengendalian pemakaian air tanah juga disampaikan oleh Ali Maulana Hakim, Wakil Kepala Dinas LH dan Kebersihan DKI dan Agus dari Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta. Senada dengan itu, Dormaringan dari BRPAM juga mengingatkan perlunya dukungna para pihak, khususnya pelanggan air minum, untuk menjaga konservasi air Jakarta dan penataan air tanah. “Ketahanan air Jakarta, hanya 2-3%, sungai di Jakarta secara kuantitas memadai tetapi kualitas tidak. Konservasi adalah kerja bersama” kata Dorman, nama panggilannya. Dorman juga mendorong PALYJA agar memberikan apresiasi kepada pelanggan-pelanggan yang secara nyata telah melakukan upaya untuk mendorong adanya kegiatan pengelolaan air tanah.

Terkait upaya PALYJA, Siti Harni, Manager UPP Pusat dan Selatan, menjelaskan bahwa terkait konservasi air dan pengendalian air tanah, PALYJA secara aktif melakukan sosialisasi kepada pelanggan, survei lapangan bersama pihak terkait, pemeriksaaan kondisi jaringan perpipaan pelanggan dan membantu rekomendasi teknis permasalahan jaringan perpipaan di area pelanggan. “Kami juga mengapresiasi upaya serius pelanggan untuk mengurangi penggunaan air tanah. Hasil evaluasi kami, pelanggan yang mengurangi penggunaan air tanah, pemakaian air perpipaan meningkat” papar Siti Harni.

Atas upayanya, enam lembaga di Jakarta diberi penghargaan oleh PALYJ-PAM Jaya atas tindakan pengelolaan air tanah dan konservasi lingkungan di wilayah Jakarta. Keenam lembaga tersebut adalah: Dinas Kesehatan DKI Jakarta, UPTD Gelanggang Remaja Jakarta Pusat,  Kementerian BUMN, Gedung KPK, Gedung Kemenkeu yang digunakan oleh Kementerian Perikanan dan Kelautan, dan Istana Negara. Alan Thompson, President Director PALYJA, saat memberi penghargaan menyatakan apresiasi dan terima kasih atas upaya enam lembaga tersebut. “Ini menjadi contoh baik bagi kita dan lembaga lain, semoga yang lain tertular” kata Alan. (DHS)


Berita Terkait Layanan Air Minum

Pemprov DKI Harus Ambil Alih Pengelolaan Aetra dan Palyja

http://www.koran-jakarta.com Kamis 12/10/2017
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus segera mengambil alih pengelolaan air ... Baca Selengkapnya  

PD PAM Jaya Masih Pelajari Putusan MA Soal Swastanisasi Air

www.cnnindonesia.com Rabu, 11/10/2017 Mesha Mediani , CNN Indonesia
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan Daerah Perusahaan Air Minum (PD PAM) Jaya belum bisa mengambil ... Baca Selengkapnya  

Jual Saham Palyja, Astratel dan Suez Lepas Bisnis Air di Jakarta

katadata.co.id PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) telah berganti kepemilikan. Pada September lalu, PT Astratel Nusantara dan Suez Environtment menjual kepemilikan sahamnya di perusahaan operator air bersih di Jakarta tersebut.
PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) telah berganti kepemilikan. Pada September lalu, PT Astratel ... Baca Selengkapnya  

PT. Aetra Air Jakarta Press Release: Pembangunan Infrastruktur Underpass Matraman - Salemba, Menghar

www.aetra.co.id Posted by Aetra 5 October 2017
8 Oktober 2017, Pesatnya pembangunan Infrastruktur di Jakarta saat ini seringkali berdampak pada ... Baca Selengkapnya  

Kontrak Aetra dan Palyja Segera Berakhir

http://www.koran-jakarta.com Selasa, 26/9/2017
Pasokan air bersih bagi masyarakat Ibu Kota belum sepenuhnya terlayani dengan baik. Beberapa ... Baca Selengkapnya